Langsung ke konten utama

Pasar Tanjung



Assalamualaikum Wr. Wb, salam warga Jember. Kali ini kita akan sedikit mengulas tentang Pasar Tanjung. Satu-satunya pasar pasar tradisional kelas utama di kabupaten Jember. Pasar ini didirikan kurang lebih pada tahun 1973 dengan maksud menjadi destinasi belanja kebutuhan pokok bagi masyarakat perkotaan dan pedesaan.

Alih fungsi
Sebelum menjadi pasar yang sekarang dikenal sebagai Pasar Tanjung, pada tahun 1932 merupakan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang dikelola oleh Pemerintah Belanda. Watertoren te Djember atau yang biasa kita ketahui sebagai menara air yang berdiri tegak merupakan salah satu saksi adanya perusahaan Provencial Water Leiding Bedriff yang dikelola pemerintah Belanda provinsi Surabaya, pada saat itu. Alasan berdirinya menara air di daerah tersebut karena pada saat itu pusat perdagangan dan hiburan adalah kompleks Pasar Tanjung sampai jalan Sultan Agung. Dulu sebagian dari lokasi tersebut merupakan Pasar Tanjung dan sebagian yang lain adalah  Terminal lama. Sekarang yang tersisa tinggal Pasar Tanjung.

Renovasi
Pada tahun 2019 Kabupaten Jember melakukan revitalisasi sejumlah pasar. Pasar Tanjung menjadi salah satu pasar tradisional yang masuk dalam rencana Bupati dr. Hj Faida, MMR. Sayangnya rencana tersebut sepertinya kurang terencana dengan baik. Secara fisik Pasar Tanjung memang sudah mengalami perubahan, itupun masih dari tampak luarnya saja. Ketika konsumen masuk untuk berbelanja, tidak mengalami perubahan yang signifikan. Tidak ada perubahan tata letak blok dan integrasi pembuangan limbah maupun sampah, sehingga bau menyengat sudah tidak ada lagi.

Prinsip dari revitalisasi adalah proses atau cara menggiatkan kembali, dalam hal ini pemerintah melakukan rencana untuk menggiatakan kembali perekonomian pedagang Pasar Tanjung. Seharusnya tidak hanya peningkatan pembangunan fisik pasar tetapi juga dibarengi dengan peningkatan kebersihan, pelayanan, kehigienisan, dan tata letak blok. Masmin yakin jika proses revitalisasi ini dilakukan dengan sungguh-sungguh Pasar Tradisional tidak kalah saing dengan pasar modern (supermarket).

Komentar